tes

tes
[CATATAN HARIAN SAYA] Mari gemar membaca & mengoleksi buku. Sebab ilmu tak akan pernah lekang oleh waktu. - Yogyakarta, 26 November 2016.

Sunday, December 13, 2015

ISA, DI MANAKAH ENGKAU BERADA?



(i)
Isa,
di jalan-jalan tadi kulihat
pernak-pernik menyambut-Mu
lampu kerlap-kerlip dan hiasan bunga

Isa,
hari ini kuingin berkunjung lagi
pada kandang domba-Mu
yang selalu ada tiap tahunnya

Isa,
akhirnya pagi tadi kutiba di sana
kutengok kosong kandang domba-Mu
penuh hiasan dan ucapan selamat datang


(ii)
Isa,
khusus hari ini aku berbatik
karena kudengar Kau cinta segala manusia
tak peduli suku bangsa dan agama

Isa,
kandang domba-Mu kosong
walau sudah lewat tengah hari ku menunggu-Mu
apa mungkin Engkau lupa?

Isa,
kandang domba-Mu masih saja kosong
tapi kudengar perayaan natal
dan doa-doa di pesta sebelah


(iii)
Isa,
mungkin manusia betul-betul lupa
dulu tak ada gemerlap pesta
tiga ribu tahun yang lalu Kau tiba di dunia

Isa,
makin hari makin kuingin bertanya
mengapa Engkau mau datang
di kandang domba buatan manusia?

Isa,
mungkinkah Engkau tahu
tiga ribu tahun kemudian
manusia lupa akan diri-Mu?


(iv)
Isa,
aku bukan manusia yang beragama
entah kenapa hari ini kuingin
berkirim pesan dan tengok diri-Mu di sana

Isa,
aku tak tahu apa sinterklas itu ada
apakah hadiah natal terindah buat manusia
yang tak sanggup rayakan ulang tahun pribadinya?

Isa,
sobat lamaku, Gandhi, pernah berkata
alangkah mulia dan agungnya diri-Mu
sayang kami manusia lupa pada-Mu


(v)
Isa,
di manakah Engkau?
saat kamu memuja-muji nama-Mu
kandang domba-Mu kosong di sana

Isa,
di manakah Engkau?
saat kami berpesta-pora dalam kemeriahan
satu dua domba-Mu tergelincir di hutan

Isa,
di manakah Engkau?
saat kami beria-ria bersama
dan memilih lupakan cinta kasih sesama


(vi)
Isa,
ku tak pernah bertemu muka dengan-Mu
namun sukacita dan harapan menyapaku
dari wajah-wajah balita, oma opa, dan kaum papa

Isa,
bila kubertemu dengan-Mu nanti
mohon maafkanlah segala kata dan dosaku
aku sungguh tak layak berjumpa dengan-Mu

Isa,
lain waktu pasti akan kusambung lagi
mudah-mudahan Engkau bersedia
mudah-mudahan Engkau mau menerimaku lagi
-menyapaku dalam ruang sunyi

Yogyakarta, 13 Desember 2015

No comments:

Post a Comment