tes

tes
[CATATAN HARIAN SAYA] "Living is a conversation. All people talk. But a good person listens as well." - Yose Rizal Triarto - Yogyakarta, 19 Juli 2017.

Sunday, August 20, 2017

Festival Literasi Jogja Istimewa 20 Agustus 2017

video
Terima kasih Bu Ernawati untuk kiriman dua fotonya ini.
Foto kenangan sebelum berangkat karnaval dengan peserta lebih dari 2500 orang dan rute sejauh 3 km.
Terima kasih Bu Ernawati untuk kiriman dua fotonya ini.
Foto kenangan sebelum berangkat karnaval dengan peserta lebih dari 2500 orang dan rute sejauh 3 km.

Terima kasih Gramedia Store​ untuk kesempatan dan apresiasinya.

Tuntas sudah semua usaha kami, saya dan istri R.r. Ratri Hapsari​, untuk mengikuti kegiatan tahunan Festival Literasi Jogja Istimewa 20 Agustus 2017 di CFD Jogja Kreatif, Jl. Jend. Sudirman Yogyakarta, Pkl 06.00-10.00 WIB.

Walau semua kompetisi sudah kami ikuti dan masih belum beroleh kesempatan untuk menang satu pun yakni Kampanye Literasi Media Sosial (Wajib), Kompetisi Esai Literasi (Pilihan), Karnaval Literasi Jogja Istimewa (Wajib) dan Doorprize (Pengundian di tempat) namun kami tetap bangga dan ceria boleh berbagi kebaikan, senyum, ajakan untuk membaca dan tentunya buku-buku pribadi untuk disumbangkan :-).

#0031 #MembacaItuKeren #0032 #AyoBacaBuku

#FestivalLiterasiGramedia
#LiterasiJogjaIstimewa
#LiterasiGramedia
#AkuBaca

https://twitter.com/gramedia
https://www.facebook.com/gramediastore/
http://gramedia.id/festivalliterasigramedia/
https://www.instagram.com/festivalliterasigramedia/

Video: https://www.instagram.com/p/BX_oSC0Atw3/?taken-by=festivalliterasigramedia

Wednesday, August 16, 2017

Seminar Ilmiah Awal TA 2017/2018 S2 FKIP USD MENDIDIK GENERASI NET

 

Terima kasih Ibu Dr. Neila Ramdhani, M.Si, M.Ed (Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan Program Director of TQI at Titian Foundation) untuk ilmu, sharing, dan buku yang bermanfaat ini. 

Terima kasih juga untuk Bpk Dr. Marcellinus Andy Rudhito, S.Pd (Dosen dan Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sanata Dharma Yogyakarta untuk kesempatan dan apresiasinya sy boleh mengikuti Seminar Ilmiah Awal Tahun Akademik 2017/2018 S2 FKIP USD, dengan tema: MENDIDIK GENERASI NET.

Rabu, 16 Agustus 2017 (07.30 – 12.15 WIB) at Ruang Drost Kampus 3 USD Paingan, Maguwoharjo, Yogyakarta

#seminarilmiah #generasiZ #magisterFKIP #usdkece #cerdashumanis

---
Penyiapan dan pendampingan calon guru pada jaman internet saat ini memiliki tantangan yang besar. Jaman dan generasi internet yang dihadapi sekarang jelas sangat berbeda dengan jaman sebelum ada internet. Eksistensi kita sebagai lembaga pendidikan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan generasi sekarang maupun generasi di masa datang yang kita didik. Kita yang sebagian besar dari generasi Y bahkan juga sebelumnya, saat ini menyiapkan guru dari generasi Milenial yang mana menereka akan mengajar generasi Z, bahkan generasi Alpha. Menyikapi hal tersebut S2 FKIP Universitas Sanata Dharma (USD) mencoba terus meng-update diri dengan menyelenggarakan Seminar Ilmiah Awal Tahun Akademik 2017/2018, dengan tema: MENDIDIK GENERASI NET.

Narasumber:
1. Dr. Neila Ramdhani M.Si, M.Ed dari Fakultas Psikologi UGM
2. Dr. Patrisius Mutiara Andalas, SJ dari Pascasarjana Universitas Sanata Dharma

Rabu, 16 Agustus 2017 (07.30 – 12.15)

Ruang Drost Kampus 3 USD Paingan, Maguwoharjo, Yogyakarta

#seminarilmiah #generasiZ #magisterFKIP #usdkece #cerdashumanis 


Tuesday, August 15, 2017

Pelatihan Keterampilan Institusional Kejuruan Bahasa Asing Sub. Kejuruan Bahasa Jepang Berbasis Kompetensi BLKPP DIY 2017

 

Bagian Depan:
PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
DINAS TENAGA KERJA DAN TRNSMIGRASI
BALAI LATIHAN KERJA DAN PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS

Sertifikat
Nomor : 563 / 883

Kepala Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta menerangkan :

Nama : YOSE RIZAL TRIARTO, S.Si.
Tempat / Tanggal lahir : Cirebon, 05 Desember 1985
Nomor Induk : 922 .1.0802.2.17

telah mengikuti Pelatihan Keterampilan Institusional Kejuruan Bahasa Asing Sub. Kejuruan Bahasa Jepang Berbasis Kompetensi Tahun Anggaran 2017, yang diselenggarakan di BLKPP DIY dari tanggal 24 Mei 2017 sampai dengan tanggal 28 Juli 2017, atau selama 240 Jam Pelatihan.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 563 / 4772 tgl. 23 Mei 2017 dengan hasil : Amat Baik.

Yogyakarta, 31 Juli 2017
Kepala,

Drs. BASUKI MURDOWO, M.Si.
NIP : 19631217 199103 1 008


Bagian Belakang:

DAFTAR MATA LATIHAN

No. MATA LATIHAN             JAM PELATIHAN
                                     TEORI | PRAKTEK | JUMLAH
1. Kotoba (Kata)            10      30    40
2. Bunpo (Tata Bahasa)  30      70    100   
3. Choukai (Listening)     20      40    60
4. Moji (Huruf)                19      30    40
JUMLAH TOTAL             70    170    240

KETERANGAN | NILAI
AMAT BAIK       86 - 100
BAIK                 76 - 85
CUKUP             66 - 75
SEDANG           56 - 65
KURANG           ≤ 55

Yogyakarta, 31 Juli 2017
PELAKSANA TEKNIS KEGIATAN
KASI PELATIHAN KERJA

RISA MASRUROH, S.H., M.M.
NIP : 19631225 199101 2 002

Friday, August 11, 2017

Lomba Voli Antar Implengan Ronda Basen Kotagede HUT Kemerdekaan RI Ke-72


Kenangan Kamis, 10 Agustus 2017 Pkl 22.30 WIB. Diberi amanah & bantu-bantu dalam lomba volley kampung antar grup ronda bapak-bapak. Puji syukur Gusti grup ronda malam minggu boleh mendapatkan JUARA I.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-72 RT 15 RW 04 Kembang Basen Purbayan Kotagede Yogyakarta.

Thursday, August 10, 2017

Tujuh Dosa Hilmar Farid sebagai Dirjen Kebudayaan

Sumber : Hilmarfarid.org

Kasus penutupan patung dewa Kwan Kong di Tuban akibat tuntutan sekelompok masyarakat telah melahirkan berbagai komentar beragam di kalangan masyarakat. Guncangnya tatanan kebudayaan yang tercermin dari kehebohan kasus ini bukan hanya menyingkap upaya pengaburan atau bahkan pembelokan orientasi kebudayaan masyarakat, namun juga membongkar ketidakbecusan institusi negara yang bertanggungjawab dalam kebijakan kebudayaan di negeri ini. Salah satu institusi kebudayaan yang bertanggungjawab terhadap gonjang-ganjing kebudayaan ini adalah Direktorat Jenderal Kebudayaan yang kini dipimpin oleh Hilmar Farid.

Salah satu kritik keras dari bungkamnya Direktorat Jenderal Kebudayaan yang dipimpin oleh Hilmar Farid dalam kasus penutupan patung Dewa Kwan Kong ini dilakukan oleh Hamzah Sahal dalam statusnya pada tanggal 8 Agustus 2017 pukul 11.50. Kritik oleh Hamzah Sahal ini adalah salah satu puncak dari gunung es persoalan-persoalan kebudayaan yang tidak bisa ditangani oleh direktorat jenderal kebudayaan di bawah kepemimpinan Hilmar Farid.

Sejak mantan salah seorang pendiri Jaringan Kerja (Jaker) Kebudayaan ini diangkat menjadi Kepala Direktorat Jenderal Kebudayaan, berbagai persoalan-persoalan kebudayaan di Indonesia meledak dan tak tertangani dengan jelas. Dari sekian banyak kasus-kasus kebudayaan yang diabaikan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, penulis melihat persoalan kebudayaan yang terjadi di Indonesia bisa dikateogorikan dalam tujuh hal, yaitu:

1. Tidak memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan terhadap keberlangsungan acara-acara kebudayaan di berbagai penjuru tanah air. Misalnya, pelarangan acara diskusi (ekonomi, politik, dan sastra), pemutaran film dan pameran lukisan secara sepihak oleh Ormas-Ormas tertentu dengan dalih yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

2. Melakukan pembiaran dan perusakan terhadap aksi oleh sekelompok masyarakat yang melakukan pelarangan pada ekspresi kebudayaan dan akses masyarakat terhadap obyek-obyek material kebudayaan. Contohnya: perobohan patung akar manusia di titik nol kilometer Yogya, dibongkarnya monumen Jayandaru di alun-alun Sidoarjo yang melambangkan sembilan profesi masyarakat karena dianggap sebagai berhala, dibakarnya patung arjuna memanah di tempat wisata Situwanayasa Purwakarta, diturunkannya patung Buddha Amitabha di Vihara Triratna Tanjung Balai Sumatera Utara, penutupan patung Dewa Kwan Kong (Guan koen), dirobohkannya patung ikan karya I Nyoman Nuarta yang berdiri sejak 1970 di Pangandaran, dan perusakan situs Calon Arang.

3.Tak memberikan sikap dan keberpihakan yang jelas terhadap para pelaku kebudayaan, situs-situs dan ritus-ritus kebudayaan yang terancam hancur akibat ekspansi kapital yang direstui negara. Contoh di depan mata adalah bahaya kehancuran bentang alam pegunungan yang menjadi ruang aktualisasi kebudayaan masyarakat gunung Kendeng yang dinamis. Puluhan hingga ratusan macam situs dan ritus kebudayaan terancam hancur karena ruang geografis dan kebudayaan para pelaku kebudayaannya dihancurkan oleh perusahaan. Bahaya ini mengancam masyarakat Urutsewu, Gunung Slamet, Sunda Wiwitan di sekitar Kuningan dan Cirebon, Banyuwangi, masyarakat Dayak di berbagai ruang kebudayaan di Kalimantan, Masyarakat adat Batak di sekitar Danau Toba. Ribuan titik kebudayaan rakyat ini berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Kebudayaan yang kini di bawah pimpinan Hilmar Farid.

4. Hilangnya ekspresi-ekspresi dan produk-produk kebudayaan di Papua akibat kebijakan pembuatan dua juta lahan pertanian yang akan ditanami padi. Kita tahu selama ratusan tahun bangsa Papua mengandalkan sagu sebagai makanan pokok. Interaksi yang panjang dengan pertanian sagu ini melahirkan berbagai ritus kebudayaan dan produk-produk kebudayaan yang sangat penting bagi bangsa Papua.

5. Dalam pidato kebudayaannya, Hilmar Farid berbicara lantang tentang kebudayaan maritim nusantara yang sangat kuat. Sebagai dirjen kebudayaan, dia berkomitmen untuk mendukung dibangkitkannya kebudayaan laut yang jaya seperti sebelum datangnya kolonialis Barat. Namun dalam prakteknya, ia justru berpaling dari visi kebudayaan maritim yang ia konsepsikan sendiri. Pada kasus-kasus seperti reklamasi Teluk Benoa, Reklamasi Teluk Jakarta, dan reklamasi pantai di Sulawesi Utara ia tak mengambil sikap dan keberpihakan yang jelas. Sikap dan tindakannya kontras dengan perlawanan para korban kebijakan reklamasi yang bertumpu pada kesadaran dan ekspresi budaya masyarakat lokalnya yang khas. Ini belum memperhitungkan dengan ketidakjelasan program kerja kebudayaan yang diampu oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan yang ia pimpin.

6. Dalam kasus tebaru, Direktorat Jenderal Kebudayaan tidak memberikan respon dan sikap yang konkret atas kebijakan Full Day School yang diberlakukan negara, sementara para korban dari kebijakan ini adalah institusi-institusi pendidikan dan kebudayaan yang jam operasionalnya bertabrakan dengan kebijakan Full Day School.

7. Tidak terfasilitasinya para pelaku kebudayaan di masyarakat dengan institusi pendidikan untuk memastikan terciptanya sumberdaya manusia yang berkepribadian di bidang kebudayaan sebagaimana termaktub dalam konsep Trisakti yang diusung oleh presiden Joko Widodo. Menguatnya fenomena pemahaman keagamaan secara ekstrim adalah bukti konkret dari ketidakmampuan Direktorat Jenderal Kebudayaan dalam mengorkestrasi para aktor kebudayaan supaya bekerja bahu-membahu dengan institusi pendidikan dan masyarakat secara umum.

Ketidakjelasan kerja-kerja kebudayaan yang dikerjakan oleh Direktorat Jendera Kebudayaan di bawah kepemimpinan Hilmar Farid ini menurut hemat penulis menjadi bukti kalau kepemimpinannya justru kontraproduktif terhadap upaya pelestarian dan dinamisasi kebudayaan nasional yang berkepribadian, terbuka, saling menghormati kemajemukan, dan progresif. Tidak ada alasan lain untuk mempertahankan orang dengan rekam jejak kerja seperti ini di masa-masa yang akan datang.

Sumber: http://literasi.co/tujuh-dosa-hilmar-farid-sebagai-dirjen-kebudayaan/

Those who have power lost their heart. Those who have heart don't have power.

Wednesday, August 2, 2017

Permohonan Bantuan Dana Panitia Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-72 RT 15 RW 04 Kembang Basen Purbayan Kotagede Yogyakarta


Masih belum terbiasa dengan penggunaan/penyebutan/panggilan Bapak dalam surat resmi.

Permohonan Bantuan Dana dari Panitia Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-72 RT 15 RW 04 Kembang Basen Purbayan Kotagede Yogyakarta.

Tuesday, August 1, 2017

Shell V-Power Space Explorers : Mainan edukatif dan imajinatif buat kamu yang berada di wilayah Jabodetabek dan Bandung


Karena promo pembelian bensin berhadiah diecast yang diadakan Shell beberapa waktu lalu cukup diapresiasi dengan baik para pelanggannya. Shell kembali melanjutkan pormo serupa yang tak kalah menarik.

Mainan keren bertajuk Shell V-Power Space Explorers dihadirkan, dan dapat diperoleh dengan harga khusus setelah melakukan pembelian minimum yang disyaratkan untuk bahan bakar maupun pelumas Shell di Jabodetabek dan Bandung.

Tujuan utama diciptakannya ragam jenis mainan mobil tersebut, karena Shell inginmendorong para pelanggan meluangkan waktu berkualitas dengan anak-anak mereka, sekaligus menginspirasi kreativitas dan imajinasi melalui beragam model mainan yang ditawarkan.

Shell V-Power Space Explorers merupakan kreasi dari kerjasama ekslusif dengan VEX Robotics. Perusahaan perusahaan VEX Robotics sendiri merupakan perusahaan robot internasional dan peritel mainan terkemuka peraih penghargaan mainan anak-anak berkualitas yang mengedepankan Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika (STEM).

Program ini sudah berlangsung sejak tanggal 17 Juli 2017. Terdapat enam model koleksi dalam program ini, dan  setiap dua minggu sekali akan diluncurkan satu model baru. Para pemegang kartu Reward BCA juga akan memperoleh beberapa penawaran istimewa dalam program ini.

Shell Indonesia menjadi negara pertama yang menggelar promosi global Shell terbaru bertajuk “Shell V-Power Space Explorers”.

Ekspresikan Kreasimu dengan Shell V-Power Space Explorers

Ciptakan pengalaman hidup yang lebih baik dengan koleksi mainan edukatif Shell V-Power Space Explorers yang tersedia eksklusif di SPBU Shell terdekat!

Mekanisme Promosi

    1. Isi minimal 30L untuk roda 4 dan 25L untuk roda 2 (berlaku akumulasi) dan beli 1 model Shell V-Power Space Explorers
        ~ Shell V-Power : Rp 55.000
        ~ Shell Super/ Diesel : Rp 90.000
    2. Beli Minimal 4L Shell Helix Ultra atau Shell Helix HX8 dan dapatkan 1 model Shell V-Power Space Explorers
    3. Isi Shell V-Power minimal 30L untuk roda 4 dan 25L untuk roda 2 dan tukarkan 850 poin Clubsmart Anda untuk mendapatkan 1 model Shell V-Power Space Explorers
    4. Isi Shell V-Power minimal 30L untuk roda 4 dan beli 1 model Shell V-Power Space Explorers dengan BCA rewards Rp 40.000 setiap hari Jum'at, Sabtu dan Minggu.

Syarat dan Ketentuan
    1. Program ini berlangsung sejak tanggal 17 Juli – 30 September 2017 (“Periode Program”)
    2. Program ini hanya berlangsung di SPBU Shell yang berada di wilayah Jabodetabek dan Bandung.
    3. Koleksi Shell V-Power Space Explorers tersedia di SPBU Shell dengan harga khusus
    4. Setiap pelanggan Shell yang membeli Shell V-Power/Shell Super/Diesel dengan minimum pembelian sebanyak 30 liter berhak membeli Shell V-Power Space Explorers dengan harga khusus selama Periode Program. Pelanggan hanya dapat membeli 1 unit Shell V-Power Space Explorers setiap 1 tranksaksi pembelian.
    5. Ketentuan khusus berlaku sesuai dengan produk bahan bakar yang dibeli selama Periode Program:
        ~ Minimum pembelanjaan Shell V-Power/Diesel/Super:
            ~ 4 wheelers: 30 L atau lebih (tidak berlaku kelipatan)
            ~ 2 wheelers: 25 L atau lebih (berlaku akumulasi bagi pengendara motor roda dua)
            ~ Pembelian oli: 4 L atau lebih untuk Shell Helix Ultra atau Shell Helix HX8 (tidak berlaku kelipatan atau akumulasi pembelian) . Pembelian oli berlaku di semua SPBU Shell di tempat pembelian bensin, di toko, ataupun di tempat ganti oli yang tersedia di SPBU tertentu.
        ~ Harga koleksi Shell V-Power Space Explorers (6 tipe):
            ~ Untuk setiap pembelian minimum 30 liter Shell V-Power maka pelanggan berhak untuk membeli Shell V-Power Space Explorers dengan harga berikut:
                1. Rp 55.000,-/item atau
                2. Dengan penukaran poin Shell ClubSmart 850 poin/item atau
                3. Menukarkan BCA Reward sebesar Rp 40.000,-/item (Khusus 4W di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu)
            ~ Untuk pembelian minimum 30 liter Shell Super/Diesel maka Pelanggan berhak untuk membeli Space Explorers dengan harga : Rp 90.000,-/item.
            ~ Penukaran poin ClubSmart tidak bisa dikombinasikan dengan pembelian tunai atau dengan credit card. Penukaran poin ClubSmart maksimum 1 item per hari dan maksimum sebanyak 10 item per member selama Periode Program.
            ~ Untuk pembelian oli: gratis 1 item dengan jumlah minimum pembelanjaan oli.
        ~ Penukaran poin ClubSmart harus dilakukan di mesin EDC ClubSmart. Jika pada saat transaksi terjadi gangguan pada mesin EDC, maka proses penukaran poin dapat dilakukan dalam 3 hari setelah tanggal transaksi dengan menunjukkan struk pembelian asli di SPBU yang sama.
    6. Struk Pembelian yang dapat ditukarkan dengan pembelian Shell V-Power Space Explorers hanya Struk Pembelian asli (dari dispenser) dari tranksaksi pembelian bahan bakar Shell selama Periode Program. Struk pembelian yang dicetak ulang (re-print/salinan) atau difotokopi tidak berlaku.
    7. Bagi anggota ClubSmart yang telah memiliki 850 poin atau berhasil mencapai 850 poin, memiliki pilihan untuk menggunakan poin tersebut untuk mendapatkan salah satu item dari Shell V-Power Space Explorers, dengan disertai syarat pembelian 30 L Shell V-Power (atau 25 L untuk kendaraan roda dua).
    8. Khusus pengendara motor roda dua, struk pembelian dapat diakumulasi atau digabungkan. Akumulasi pembelian hanya berlaku untuk pembelian jenis bahan bakar yang sama untuk mencapai minimum transaksi 25 L. Struk dapat berasal dari SPBU Shell mana saja di wilayah Jabodetabek dan Bandung.
    9. Pembelian Shell V-Power Space Explorers untuk pengendara mobil harus dilakukan langsung pada hari yang sama dengan pembelian bahan bakar, sedangkan untuk pengendara motor roda 2 harus dilakukan pada hari yang sama dengan pembelian bahan bakar akumulasi terakhir.
    10. Pihak Shell telah menentukan tipe dan tanggal keluar dari Shell V-Power Space Explorers yang akan dijual selama periode program.
    11. Program ini berlaku selama persediaan masih ada.
    12. Program ini berlaku untuk pembelian bahan bakar di SPBU Shell baik dengan pembayaran Tunai, Voucher, dan Kartu Kredit.


Saturday, July 29, 2017

#PasarKangenJogja2017


HARI TERAKHIR #PasarKangenJogja | Taman Budaya Yogyakarta #MajalahHorisonSeken Rp 15.000

Sunday, July 9, 2017

Certified Puzzle DISC - Behavioural style analysis & Driving Forces - Motivational analysis by Ensize International

 

Certified Puzzle DISC - Behavioural style analysis & Driving Forces - Motivational analysis by Ensize International

09/07/2017
Participant: Yose Rizal Triarto
Certification number: 3208-3475

Certified Puzzle DISC - Behavioural style analysis & Driving Forces - Motivational analysis by Ensize International

Welcome to the FREE online Ensize certification!

In this course you will learn everything you need to know in order to work efficiently and effectively with our tools Behavioural Style Analysis - Puzzle DISC and the Driving Forces Analysis. You will also find information to manage the main features and functions of the EDOC system.

Start by reading the basic material and finish with the test. You need to achieve over 80% in order to get your certificate. After passing the examen you will be prepared to start using the EDOC system.

We also recommend you to read the additional material to increase your knowledge. You have also the possibility to try your own combination assessment for free (Puzzle DISC and Driving Forces) and receive your personal report.

Finally you can get your own Ensize Official Certificate and try the EDOC system with 5 combination assessments (Puzzle DISC + Driving Forces) for FREE!

We hope you enjoy it!

*All material belongs to Ensize International and it´s strictly forbidden to copy and use for other purpose.

    CERTIFICATION BASIC MATERIAL
    Introduction
    1. DISC is a global language
    2. How does our personality evolve?
    3. Different behaviours and working life
    4. The DISC model
    5. DISC according to ENSIZE
    6. What does a DISC profile say?
    7. Description of the different colours
    8. “The other side of the coin” – when a strength becomes a weakness
    9. Prominent qualities linked to Puzzle DISC
    10. When colours communicate with each other
    11. DISC – how to adapt
    12. Motivation and driving forces
    13. Combinations of behavioural style – driving forces

    APPENDIX
    1. Appendix - Environmental factors are important in many different ways
    2. Appendix - RED behaviour
    3. Appendix - YELLOW behaviour
    4. Appendix - GREEN behaviour
    5. Appendix - BLUE behaviour
    6. Appendix - Behavioural Styles with one or more colours over the baseline

    More material
    The EDOC-system
    Ready to do the test

    Exam
    Start your test here

    Ensize Official Certificate
    Get the Official Certificate from Ensize and try the EDOC System here:
    http://www.ensize.asia/EDOC-PayGo-ASIA
    https://rise.articulate.com/share/1CnZxDOEmt7Vlu-kVBAur-vp28bJUs6P#/?_k=9p02xm

Monday, July 3, 2017

*KABAR GEMBIRA Anda Muda Kembali*

*KABAR GEMBIRA*
*Anda Muda Kembali*

_*WHO Mengeluarkan Kriteria Baru Kelompok Usia*_

* Usia 65 tahun masih tergolong pemuda
Organisasi Kesehatan Dunia WHO yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss melalui studi tentang kualitas kesehatan dan harapan hidup rata-rata manusia di seluruh dunia menetapkan kriteria baru yang membagi kehidupan manusia ke dalam 5 kelompok usia sebagai berikut :

0 – 17 tahun : Anak-anak di bawah umur
18 – 65 tahun : Pemuda
66 – 79 tahun : Setengah baya
80 – 99 tahun : Orang tua
100 tahun ke atas : Orang tua berusia panjang

Jadi, geserkan pikiran Anda jangan lagi menggolongkan seseorang yang berusia 70 tahun ke dalam kelompok orang tua, karena standar baru dunia tersebut. Ingat ! 65 tahun saja masih masuk golongan pemuda.

Sunday, July 2, 2017

University of Pennsylvania STEM Statement of Accomplishment

University of Pennsylvania STEM Statement of Accomplishment

Thank you so much for the opportunity and knowledge, dear American English at State​l and University of Pennsylvania​. I have completed English for STEM from the University of Pennsylvania for FREE.

Grade Achieved: 100.0%.

English for Science, Technology, Engineering, and Mathematics
University of Pennsylvania
About this Course

Welcome to English for Science, Technology, Engineering, and Mathematics, a course created by the University of Pennsylvania, and funded by the U.S. Department of State Bureau of Educational and Cultural Affairs, Office of English Language Programs. To enroll in this course for free, click on “Enroll now” and then select "Full Course. No certificate." This course is designed for non-native English speakers who are interested in improving their English skills in the sciences. In this course, you will explore some of the most innovative areas of scientific study, while expanding your vocabulary and the language skills needed to share scientific information within your community. In unit 1, you will learn how to preview texts and practice some of the language used to make comparisons when talking about global warming and climate change. In unit 2, you will examine the chemistry of climate change and the language of cause and effect. In Unit 3, you will learn about some of the impacts of Climate Change and the language used to describe these effects. In Unit 4, you will learn reading strategies that can help you explore the science behind some new energy systems. In the final unit, you will investigate practical advances in Nanotechnology that help slow down climate change, while developing your own research skills in English. Anyone may take this course for free and get a generic Statement of Accomplishment issued by the University of Pennsylvania.

Language : Volunteer to translate subtitles for this course
How To Pass : Pass all graded assignments to complete the course.

Syllabus
Starting from 05 June to 12 July 2017

WEEK 1
Unit 1: Is the Earth Getting Warmer?
11 videos, 9 readings, 5 practice quizzes
Graded: Check Your Understanding: “Scientists’ Annual Physical of the Planet: Earth’s Fever Rises”
Graded: Check Your Understanding: "Climate Change: How Do we Know?"
Graded: Unit 1 Assessment 2: Climate Change

WEEK 2
Unit 2: The Greenhouse Effect
10 videos, 9 readings, 6 practice quizzes
Graded: Check Your Understanding: "A Blanket Around the Earth"
Graded: Unit 2 Assessment 1: Label the Parts of the Greenhouse Effect Diagram
Graded: Check Your Understanding: "Need Strategies to Clear the Air? Ask a Megacity."
Graded: Unit 2 Assessment 2: Speaking Assessment: Man-made Source of Greenhouse Effect

WEEK 3
The Impacts of Climate Change on our World
11 videos, 8 readings, 5 practice quizzes
Graded: Check Your Understanding: "The Consequences of Climate Change"
Graded: Unit 3 Assessment 1: The Effects of Climate Change on the Environment
Graded: Check Your Understanding: "New Study Suggests Global Marine Food Chain Collapse"

WEEK 4
Discovering Cleaner Energy Sources to Power the World
9 videos, 10 readings, 5 practice quizzes
Graded: Check Your Understanding: "Indian Scientists Design Solar Tree to Save Space for Solar Power Generation"
Graded: Unit 4 Assessment 1: Summary Response
Graded: Check Your Understanding: "Salting away renewable energy for future use."
Graded: Unit 4 Assessment 2: Speaking Assessment

WEEK 5
What Might the Future Hold?
11 videos, 8 readings, 5 practice quizzes
Graded: Check Your Understanding: "Can the Earth Be Saved by Turning CO2 to Stone?"
Graded: Unit 5 Assessment 1: Making New Technology Practical and Profitable
Graded: Check Your Understanding: "Profits From Eco-friendly Vertical Farming Stack Up"
Graded: Unit 5 Assessment 2: Peer Review: Reducing the Impacts of Climate Change

How It Works

GENERAL
How do I pass the course?
To earn your Course Certificate (and or Statement of Accomplishment from the University of Pennsylvania), you’ll need to earn a passing grade on each of the required assignments—these can be quizzes, peer-graded assignments, or programming assignments. Videos, readings, and practice exercises are there to help you prepare for the graded assignments.
What do start dates and end dates mean?
Most courses have sessions that run multiple times a year — each with a specific start and end date. Once you enroll, you’ll have access to all videos, readings, quizzes, and programming assignments (if applicable). Peer-graded assignments can only be submitted and reviewed once your session has begun. If you choose to explore the course without purchasing, you may not be able to access certain assignments. If you don’t finish all graded assignments before the end of the session, you can enroll in the next session. Your progress will be saved and you’ll be able to pick up where you left off when the next session begins.
What are due dates? Is there a penalty for submitting my work after a due date?
Within each session there are suggested due dates to help you manage your schedule and keep coursework from piling up. Quizzes and programming assignments can be submitted late without consequence. However, it is possible that you won't receive a grade if you submit your peer-graded assignment too late because classmates usually review assignment within three days of the assignment deadline.
Can I re-attempt an assignment?
Yes. If you want to improve your grade, you can always try again. If you’re re-attempting a peer-graded assignment, re-submit your work as soon as you can to make sure there’s enough time for your classmates to review your work. In some cases you may need to wait before re-submitting a programming assignment or quiz. We encourage you to review course material during this delay.

PEER-GRADED ASSIGNMENTS
Peer-graded assignments require you and your classmates to grade each other’s work.
How do peer graded assignments work?
After you submit your work, you’ll be asked to review your classmates’ assignments. To pass, you’ll need to earn a passing grade on your submission and complete the required number of reviews.
How are grades calculated?
You and your classmates will be asked to provide a score for each part of the assignment. Final grades are calculated by combining the median scores you received for each section.
What kind of feedback should I give?
Be respectful, encouraging, and honest. Acknowledge what your classmate did well and offer specific suggestions on how they can improve. Scores should reflect the learner’s understanding of the assignment prompt and points should not be deducted for difficulties with language or differences in opinion.
Is there a penalty for submitting my work late?
No, but it’s important to submit your work as close to the due date as you can. Classmates grade most of the assignments within three days of the due date. If you submit yours too late, there may not be anyone to review your work.
If I fail an assignment, can I try again?
Yes! You’ll can always try again, but you’ll need to resubmit your work as soon as possible to make sure your classmates have enough time to grade your work.
Can I edit my assignment?
Yes, but you’ll need to re-submit your work and any grade you’ve already received will be deleted.

Statement of Accomplishment

U.S. Department of State Bureau of Educational and Cultural Affairs, Office of English Language Programs
University of Pennsylvania
American English at State

Congratulations!

You have completed English for STEM from the University of Pennsylvania

Jack Sullivan
Director of Programs
English Language Programs

Alyssa Swanson
Intensive Program Manager
English Language Programs


University of Pennsylvania STEM Statement of Accomplishment : Course Home Page
University of Pennsylvania STEM Statement of Accomplishment : Course Grade Result Week #1 - Week #2
University of Pennsylvania STEM Statement of Accomplishment : Course Grade Result Week #3 - Week #4
University of Pennsylvania STEM Statement of Accomplishment : Course Grade Result Week #5
University of Pennsylvania STEM Statement of Accomplishment

Sunday, June 25, 2017

MAKARYO ATAU KERJA?


Makaryo hari ini sejak tadi pagi. Walau liburan harus tetap semangat & sukacita :). 

“Makaryo” itu identik dengan bekerja, namun jauh daripada itu kata “makaryo” berasal dari kata karya, berkarya, menghasilkan sesuatu. Pencapaian kata berkarya lebih tinggi dari pada bekerja. Berkarya itu menghasilkan sesuatu, sedangkan bekerja, ya bekerja ada sesuatu atau tidak yang dihasilkan itu tidak penting.

Sebuah semangat dan inspirasi sangat dibutuhkan dalam “makaryo”. Perlu adanya suatu hal untuk membuat kita “makaryo” dengan kualitas dan kuantitas yang istimewa, yang spesial kalo perlu tambah telur mata sapi sebagai toppingnya. “Makaryo” itu butuh penjagaan supaya tetap dapat progresif :).

Marx, filosof besar itu, dulu pernah begitu menaruh perhatian pada yang namanya "kerja". Baginya kerja merupakan realisasi kemanusiaan yang paling ultim. Kerja adalah perwujudan diri yang mana manusia meng-ada melaluinya.

Sayangnya, kerja kontemporer tak senikmat dan semenarik apa kata Marx. Kerja kontemporer lebih nampak sebagai kewajiban berangkat dan pulang pada jam yang ditentukan. Kerja lebih nampak sebagai paksaan yang diperlukan untuk bertahan hidup. Kerja jadilah suatu momen yang alienatif: mengasingkan manusia dari keberadaannya.

Kerja yang demikian itu adalah kerja pasca kapitalisme tumbuh subur di muka bumi. Dalam analisisnya Marx mengungkapkan bahwa kerja yang alienatif itu terjadi karena pekerja dipisahkan dari hasil pekerjaannya. Pekerja yang telah dibeli tenaganya menjadi buruh yang tak punya hak atas hasil kerjanya.

Bayangkan lah Anda seorang buruh pabrik N*K*, Ad*d*s atau perusahaan ternama lainnya. Anda ciptakan ratusan bahkan ribuan pasang sepatu untuk perusahaan Anda bekerja. Sayangnya, dengan gaji rendah Anda tak pernah bisa mencicipi memakai sepatu bermerek dan berkelas dunia itu. Itulah gambaran kerja yang alienatif yang Marx tunjuk.

Sehingga terminologi kerja itu sendiri memang sedari awal kapitalistik. Justru sebaliknya, tradisi Jawa memiliki istilah yang mencukupi untuk menggambarkan kerja dalam makna Marxian itu: MAKARYO. Makaryo atau berkarya adalah kerja yang berkonotasi pada upaya perwujudan diri dari berbagai fakultas-fakultas kemanusiaan yang individu miliki.

Makaryo atau berkarya merupakan kreasi aktif individu mengolah segala ihwal di dunia ini menjadi meaning full. Tentu tak sekedar soal: gaji, biaya hidup, tunjangan saja. Dalam makna makaryo, kedirian individu mewujud dalam hasil karyanya. Bila kita pinjam bahasa Moh. Hatta, itulah yang ia sebut sebagai individualita itu.

Makaryo adalah realisasi ultim dari kapasitas kemanusiaan individu yang ultim. Yang karenanya, individu menemukan kepuasan (meaning full) ketika melakukan aktivitas tersebut. Makaryo jadilah tak dapat diukur hanya dengan kriteria uang/ gaji belaka.

Dalam tradisi Jawa itu, bila kita ingat masih ingat di tahun 70-80an istilah ini masih sering kita dengar dalam keseharian. "Lik menyang endi?" "Arep makaryo". Dan rekonsktruksi romantis dari makaryo adalah kerja agraris dan sektor kreatif. Kerja agraris memungkinkan "makaryo" hadir saat seorang petani memulai masa tanam dengan persembahan/ selamatan. Atau saat secara bersahabat memandikan kerbau yang ia miliki. Dan seterusnya.

Kerja kreatif misalnya ketika para tukang kayu itu meracik papan/ balok kayu menjadi kusen, lemari, meja dan sebagainya. Karya yang ia hasilkan adalah bentuk ejawantah dari kemanusiaannya. Karya-karya itu menjadi sesuatu yang dalam dirinya adalah seni atau nyeni. Sehingga pada zaman itu tak ada jarak antara bekerja (makaryo) dengan berkebudayaan.

Menghadirkan makaryo pada perjumpaan kontemporer sama artinya dengan ikhtiar aktif merubah tata keberadaan dan tata kelola yang eksploitatif. Makaryo hilang karena karena modal atawa kapitalisme. Bahwa modal menjadi mendikte individu sehingga kita kehilangan kendali atas hak-hak dasar kemanusiaan kita. Yakni hak untuk menikmati pekerjaan kita.

Tanyalah kepada buruh, guru, karyawan swasta dan macam orang lainnya, apakah makaryo hadir dalam keseharian? Atau justru dikte-dikte bahwa kita harus menyelesaikan tugas dari A sampai Z untuk demi gaji bulanan? Adakah kebersatuan (kemanunggalan) diri dan karyanya ada di sana? Adakah ia merasakan bahwa yang dikerjakannya sebagai hal yang meaning full?

Indikasinya sederhana: apakah orang akan begitu cheerfull saat menyambut liburan atau begitu suntuk pasca pulang kantor. Dari raut wajah, intonasi kisah dan bahasa tubuh lainnya, kita bisa kenali adakah makaryo hadir dalam diri seseorang.

Ikhtiar untuk merubah tata keberadaan dan tata kelola merupakan aspirasi sejarah umat manusia: bahwa yang lebih baik itu adalah mungkin. Seperti yang dulu dilakukan Robert Owen (Bapak Koperasi Dunia) ketika menuntut: 8 jam kerja, 8 jam rekreasi dan 8 jam istirahat terwujud sampai hari ini.

Meski jam kerja itu sudah demikian nampak manusiawi, lantas apakah makaryo sudah hadir di dalamnya? Atau perlu radikalisasi pada perubahan tata keberadaan segala ihwal (the order of thing) menjadi lebih sosialistik dan humanistik. Salah satu bentuknya adalah dengan ownership atawa kepemilikan sebuah perusahaan oleh para pekerjanya.

Boleh jadi dari sanalah makaryo benar-benar bisa hadir sehingga pekerja-pekerja tak lagi terasing dari pekerjaan dan hasil kerjanya. Ya, saat ia bisa mengendalikan apa-apa yang dikerjakannya. Ada hak, ada kendali, ada demokrasi di ruang kerja. Selamat makaryo :)!

"Ingat saja pepatah Tiongkok,
Sebelum bunyi empat paku di atas peti mati kamu, 
kamu tidak bisa menilai orang lain baik atau buruk
Nanti kamu baru tau apa yang saya kerjakan."
-Basuki Tjahaja Purnama

Tuesday, June 20, 2017

SUSHI STORY すしストー リー

 https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10213624396073572&set=a.1568377578717.2089331.1513794646&type=3&theater

すしストー リー (すし sushi in Hiragana ストー リー Sutōrī in Katakana)
おいしい。 (Oishii in Hiragana mean delicious.)

CC: SUSHI STORY Lippo Plaza Jogja.

---
SUSHI STORY shared your post.
12 hrs · Wednesday, June 21, 2017 at 3:13pm

ARIGATOU GOZAIMATSU Yose San!
Terima kasih atas kunjungannya!
YES, Sushi Story memang tempatnya menikmati Sushi bergaya Kekinian! Oishii desu ne! Arigatou Gozaimatsu!
https://www.facebook.com/SushiStoryExpress/posts/1396159047138268

Friday, June 9, 2017

Tanggapan Atas Tulisan CNN Pemerintahan Trump 'dusta' tentang FBI, kata James Comey

Hak atas foto Reuters

Tidak semua orang bekerja yang dipecat, masuk penjara, dizholimi, bahkan sampai dihukum mati, adalah orang-orang busuk, sampah dan payah. Beberapa dari mereka justru adalah yang terbaik, yang berloyalitas dan berkomitmen tinggi, yang sayangnya tidak disukai publik atau sekedar tidak bisa mencari muka/menjilat pimpinan. James Comey, Basuki Tjahaja Purnama, Tan Malaka, dan masih banyak tokoh lainnya yang berakhir 'dibuang' karena mereka punya integritas dan tidak mau ikut serta dalam ketidakadilan dan kemunafikan.

--- 
Pemerintahan Trump 'dusta' tentang FBI, kata James Comey

Comey menjelaskan kepada sebuah Komite Senat bahwa Gedung Putih 'memilih untuk mencemarkan namanya, dan lebih penting lagi FBI'.

Mantan Direktur FBI, James Comey, mengatakan kepada Kongres bahwa komentar pemerintahan Presiden Donald Trump tentang dirinya dan FBI 'semata-mata dusta'.

Kepada sebuah Komite Senat Amerika Serikat, Kamis (08/06), Comey mengatakan mereka salah dalam memburuk-burukkan lembaga itu dan kepemimpinannya.

Dia juga mengaku 'bingung' dengan 'pergeseran penjelasan' dalam pemecatannya pada saat dia sedang memimpin penyelidikan kaitan antara kampanye Trump dengan Rusia.

Trump, menurutnya, beberapa kali mengulang kepadanya bahwa dia melakukan pekerjaan 'hebat'.

Comey menduga bahwa dia dipecat karena 'mengubah cara melakukan penyelidikan tentang Rusia'.

"Saya tahu saya dipecat karena sesuatu tentang cara saya melakukan penyelidikan Rusia yang dalam beberapa hal memberi tekanan kepadanya, yang dalam beberapa hal mengganggunya," kata Comey.
memberikan keterangan di Kongres AS.

Mantan bos FBI itu tampak tenang dan sabar ketika memberikan keterangan selama hampir tiga jam walau bersemangat ketika menyampaikan pidato pembukaan.

"FBI jujur. FBI kuat. Dan FBI mandiri dan selalu akan begitu," tuturnya dalam pidato pembukaan.

Dia menjelaskan kepada komite bahwa Gedung Putih 'memilih untuk mencemarkan namanya, dan lebih penting lagi FBI' dengan mengatakan badan itu 'dipimpin dengan buruk'.

"Itu semua dusta. Dan saya minta maaf jika semua orang di FBI harus mendengarnya."

Comey memimpin salah satu dari beberapa penyelidikan terkait Rusia sebelum Presiden Trump memecatnya, pada Bulan Mei.

Badan-badan intelijen Amerika Serikat yakin Rusia campur tangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat dan menyelidiki kaitan antara tim kampanye Trump dengan pemerintah Moskow.

Namun tidak diketahui ada bukti kolusi dan Presiden Donald Trump menepisnya sebagai 'berita bohong'.

Juru bicara Presiden Trump, Sarah Sanders, sudah menyerang balik Comey dengan mengatakan, "Saya dengan pasti megatakan bahwa presiden bukan pendusta."

Sumber: http://www.bbc.com/indonesia/dunia-40207920?ocid=socialflow_facebook

Sunday, June 4, 2017

Soegija The Movie


Butuh waktu cukup lama sejak awal release-nya di tahun 2012 yang lalu sampai akhirnya saya berhasil menemukan & bisa membeli Premium VCD Soegija The Movie RP 25.000 siang ini di PUSKAT PML Yogyakarta - Kursus Musik Gereja Jalan Ahmad Jazuli 2 Kotabaru Yogyakarta.
Ah, saya memang telat, tapi tak mengapalah. Sebab tak ada kata terlambat buat mereka yang masih ingin terus belajar, bukan? Saatnya menonton film Indonesia yang berkualitas dan selamat beraktifitas juga buat kawan-kawan .

Tuesday, May 30, 2017

Pelatihan Gratis Bahasa Jepang BLKPP Yogyakarta 2017


URGENT....!!
Dibutuhkan peserta utk pelatihan bahasa Jepang dana APBD provinsi DIY di kantor blkpp DIY sebanyak 10 peserta,syarat:
Laki/perempuan
Usia minimal 18 thn
KTP DIY
Ijazah tdk utama
Niat dan bs meluangkan waktunya 1,5 bln kedepan tiap hari senin-sabtu dari jam 8 pagi - 2 siang.
Fasilitas:
Snack,mkn siang
Modul materi
Seragam 3 stel (tmsuk training utk olahraga)
Uang saku
Transport
Tmn baru
Dll.
Segera daftarkan ke kantor BLKPP DIY jln kyai Mojo pingit Jogja,paling lambat besok di jam kerja.
Yogyakarta, 18 Mei 2017

---
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Pencari Kerja APBD Tahun Anggaran 2017
Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas DIY
Sub. Kejuruan: Bahasa Jepang (Angkatan ke 2)
Yogyakarta, 24 Mei 2017

---
DIKTAT PELATIHAN INSTITUSIONAL
BALAI LATIHAN KERJA DAN PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
TAHUN 2017

PELATIHAN BAHASA JEPANG

PEMERINTAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
BALAI LATIHAN KERJA DAN PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS
Jalan Kyai Mojo No 5 Yogyakarta Telp : 0274.512619
Yogyakarta, 30 Mei 2017

---
Tugas PR dan Suasana Kelas Pelatihan Bahasa Jepang BLKPP
Yogyakarta, 02 Juni 2017

---
SERAGAM PAKAIAN KERJA DAN TRAINING (TAMPAK DEPAN)
PELATIHAN BAHASA JEPANG
BALAI LATIHAN KERJA DAN PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
TAHUN 2017
Yogyakarta, 03 Juni 2017

---
Berfoto sejenak dengan seragam baru bersama sensei dan beberapa kawan siswa yang hadir setelah sesi pelatihan hari ini usai.
Yogyakarta, 05 Juni 2017

---
Suasana Kelas Baru Pelatihan Bahasa Jepang BLKPP
Yogyakarta, 21 Juni 2017

---
Tampak depan & belakang cemilan/snack rice cracker aseli Jepang: Kaki no tane (ditulis dalam huruf merah besar 柿の種). Kiri merah rasa original, kanan hijau rasa wasabi (ditulis dalam huruf hijau besar (わさび). Terima kasih mbak Fitriyah Hasanah-sensei buat oleh-olehnya.
Yogyakarta, 10 Juli 2017

Kaki no tane or Kaki-pi are a common snack in Japan. The two elements of Kaki-pi are kaki-no-tane (柿の種), small crescent-shaped fragments of senbei (soy-flavored rice crisps), and peanuts. They are often consumed with beer and are sometimes a bar snack. The name comes from the fact that the pieces of senbei look like a seed (種 tane) of the persimmon (柿 kaki). The "pi" (pronounced as "pea") is an abbreviation of ピーナッツ piinattsu, or "peanuts".

---
Mencoba belajar lebih baik lagi dengan membeli beberapa buku bekas alias seken layak pakai di Shooping Center Taman Pintar dan mempelajarinya sejak minggu lalu/awal bulan Juli 2017.
Yogyakarta, 13 Juli 2017

---
Domo arigatou mbak Fitri sensei buat delivery nya - fresh 'n juicy, delicious 'n healthy (y) (y)
COLDPRESS Summer Crush - Watermelon Apple Lemon Cucumber.
Made from real fruits and vegetables. Good for your health! 100% *Raw cold press *Unpasteurised *No additional processing applied *No water *No sugar added *No heat
Yogyakarta, 14 Juli 2017

---
Mencoba yukata dan obi pinjaman dari mbak Fitri sensei + berfoto bersama di halaman belakang BLKPP DIY.
Yogyakarta, 19 Juli 2017

---
Karya Wisata Pelatihan Gratis Bahasa Jepang BLKPP Yogyakarta 20 Juli 2017.

Jalan Masuk Bagian Depan Museum Wayang Kekayon, Jl. Laksamana Adi Sucipto, Demangan, Gondokusuman, Baturetno, Banguntapan, Yogyakarta, Pkl 10:16 WIB.

Candi Barong, Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Prambanan, Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Pkl 11:56 WIB.

Candi Ijo, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Pkl 15:13 WIB.

どうも (Doumo) ありがとう (arigatou) ございます (gozaimasu) Fitriyah Hasanah せんせい。(sensei.)
Teras 11 Pelataran Bagian Depan Candi Ijo, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Pkl 15:19 WIB.


---
PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
DINAS TENAGA KERJA DAN TRNSMIGRASI
BALAI LATIHAN KERJA DAN PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS

Sertifikat
Nomor : 563 / 883

Kepala Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Daerah Istimewa Yogyakarta menerangkan :

Nama : YOSE RIZAL TRIARTO, S.Si.
Tempat / Tanggal lahir : Cirebon, 05 Desember 1985
Nomor Induk : 922 .1.0802.2.17

telah mengikuti Pelatihan Keterampilan Institusional Kejuruan Bahasa Asing Sub. Kejuruan Bahasa Jepang Berbasis Kompetensi Tahun Anggaran 2017, yang diselenggarakan di BLKPP DIY dari tanggal 24 Mei 2017 sampai dengan tanggal 28 Juli 2017, atau selama 240 Jam Pelatihan.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 563 / 4772 tgl. 23 Mei 2017 dengan hasil : Amat Baik.

Yogyakarta, 31 Juli 2017
Kepala,

Drs. BASUKI MURDOWO, M.Si.
NIP : 19631217 199103 1 008

Domo arigatou Blkpp Diy, mbak Fitriyah Hasanah sensei, mbak Ardhana Reswari sensei, dan mbak Thiwuk Jatiningtyas sensei buat ilmu, pengajaran, dan penilaiannya. Semoga sukses selalu buat kegiatan-kegiatan kita semua. Amiin.
Yogyakarta, 15 Agustus 2017
Pelatihan Gratis Bahasa Jepang BLKPP Yogyakarta 2017